Gubernur Sahbirin Mau Digugat karena Banjir Terparah, Walhi-Jatam Sepakat Class Action Data Lengkap Korban Longsor Mantewe Tanah Bumbu, Dari Amuntai hingga Kapuas Banjir Kalsel Berbuntut Panjang, Lawyer Banua Ancam Gugat Paman Birin Banjir Kalsel, Warga Kompleks Elite Nyinyir Rumah Miliaran “Calap Jua” Berakhir Hari Ini, Pembatasan Banjarmasin Ambyar Diterjang Banjir

Guru Zuhdi: Seberapa Besar Dosamu, Lebih Besar Keampunan Tuhan

- Apahabar.com Kamis, 27 Desember 2018 - 13:34 WIB

Guru Zuhdi: Seberapa Besar Dosamu, Lebih Besar Keampunan Tuhan

KH Ahmad Zuhdiannoor. Foto-kalsel2.kemenag.go.id

apahabar.com, BANJARMASIN – “Sebesar apa pun parang, lebih besar kumpangnya (sarungnya),” ujar KH Ahmad Zuhdiannoor ketika menjelaskan pentingnya tobat dan jangan berputus asa dari rahmat Tuhan.

Dijelaskan KH Ahmad Zuhdiannoor, sebesar apapun dosa, jangan sampai putus asa dari rahmat Allah. Terus berupaya meminta ampun kepada Allah di setiap harinya.

“Kalau Allah mengampuni, Allah yang akan bukakan pintu tobat,” ujar Guru Zuhdi dalam tausiah beliau di Majelis Taklim yang digelar di Mushalla Darul Iman, Komplek Pondok Indah Teluk Dalam, Banjarmasin, Kamis (27/12) malam.

Terkadang, sambung Guru, sebagai manusia yang melakukan banyak dosa, terpikir: bagaimana aku bisa tobat, jika pekerjaanku terus begini. Setelah melakukan dosa, bertobat lantas mengulanginya lagi.

“Jangan hanya berpikir dan berusaha untuk bertobat, tapi minta pengampunan itu kepada Allah,” kata Guru.

Baca Juga: Guru Zuhdi: Jika Melihat Keburukan Orang, Ketahuilah Itu Keburukanmu

Meminta pengampunan tersebut menurut Guru, tetap didampingi dengan usaha ke arah itu.

Lebih lanjut Guru menjelaskan, tobat adalah prilaku menyesali perbuatan dosa yang telah diperbuat. Adapun bacaan (bahasa arab) memohon ampun pada Tuhan bisa dengan ungkapan, “Astagfirullah” atau Rabbigfirli” dan lainnya.

Selain meminta ampunan, sambung Guru, hendaknya juga meminta agar dibukakan mata hati, sehingga berpikiran positif dalam menjalani kehidupan. Amalannya, dengan membaca shalawat.

“Shollallahu ala Muhammad-kah, atau shalawat apa saja,” terang Guru.

Apabila sudah terbiasa melihat kebaikan di setiap kehidupan. Maka mudah berpikiran positif ketika menghadapi musibah.

Baca Juga: Guru Zuhdi: Cinta Dunia dan Nafsu Sumber Segala Dosa

Editor: Muhammad Bulkini

Editor: rifad - Apahabar.com

Share :

Baca Juga

apahabar.com

Religi

Keteladanan Sahabat Nabi Muhammad SAW: 1 Nyawa demi 1 Ayat
apahabar.com

Habar

Kisah Inspiratif Ilmuwan Muslim Pelopor Perkembangan Robot Modern
apahabar.com

Habar

Buka Umrah dalam Waktu Dekat, Saudi Minta Sejumlah Syarat
apahabar.com

Religi

Haul Abah Guru Sekumpul Tiga Bulan lagi, Bantuan Sudah Berdatangan
apahabar.com

Religi

Awal Pembangunan Masjid Nabawi
apahabar.com

Religi

Sirah Nabawi (1): Nasab dan Keluarga Rasulullah SAW
apahabar.com

Habar

Pakai Metode Wakalah, LAZISNU Banjar Tampung Zakat Fitrah Pengikut Madzhab Syafi’ie
apahabar.com

Habar

Ponpes Darussalam Memulai Tahun Ajaran Baru Tepat di Hari Istimewa
error: Dilarang copy paste artikel berita tanpa menyertakan link url : https://apahabar.com