Sehari Jelang Ramadan, Puluhan Pasangan Bukan Suami Istri Terciduk di Hotel Banjarmasin Malam Tarawih Perdana, Jago Merah Amuk Rumah di Sungai Tabuk Bola Panas Dugaan Pemalsuan Dokumen Suara Pilgub Kalsel, dan Bagaimana Pengaruhnya ke Putusan MK Bripka Mashuddin Ditemukan Tak Bernyawa, Buronannya Masih Misterius Penyidikan Pemalsuan Dokumen Suara Pilgub Kalsel, Komisioner KPU Banjar Kembali Diperiksa

Habib Umar bin Hafidz: Ucapan Selamat Natal Diperbolehkan Bersyarat

- Apahabar.com Selasa, 25 Desember 2018 - 19:10 WIB

Habib Umar bin Hafidz: Ucapan Selamat Natal Diperbolehkan Bersyarat

Habib Umar bin Hafidz. Foto-moeslem.xyz

apahabar.com, YAMAN – Habib Umar bin Hafidz mengungkapkan ucapan selamat natal diperbolehkan dengan syarat-syarat tertentu. Hal itu diungkapkan Habib Umar dalam bedah buku al-Wasathiyyah fil Islam “Moderat dalam Perspektif Islam” karya beliau sendiri, di Universitas Al Ahqaff, Yaman.

Dalam acara yang digelar Persatuan Pelajar Indonesia (PPI) Yaman cabang Hadhramaut pada Jumat (27/12/2013) silam itu, Habib Umar dimintai pendapat oleh audien terkait hukum ucapan selamat natal (tahniah) kepada umat kristiani.

Habib Umar berpendapat bahwa selagi ucapan selamat natal tersebut diucapkan tanpa disertai pengakuan (iqrar) terhadap hal-hal yang bertentangan dengan pokok akidah Islam –seperti klaim Isa anak Tuhan– serta keikutsertaan dalam kemaksiatan, maka tidak ada masalah.

Hal tersebut, tutur beliau, karena memuliakan para utusan Allah, termasuk Nabi Isa, adalah di antara hal yang aksiomatis dalam Islam (min dharuriyyati hadza ad-din).

Baca Juga: Kapal Datu Kelampayan Hampir Tenggelam, Ternyata Jin Ini Pelakunya

Dalam kegiatan itu, Habib Umar juga menegaskan, sikap wasathiyah (moderat) adalah karakter inti ajaran Islam itu sendiri. Sikap moderat dalam beragama adalah representasi nyata sikap Rasulullah dan para sahabatnya.

Dalam Alqur’an Allah menyebut predikat wasath dalam ayat “Dan demikianlah Aku (Tuhan) jadikan kalian umat yang “wasat” (adil, tengah-tengah, terbaik) agar kalian menjadi saksi (syuhada’) bagi semua manusia, dan agar Rasul (Muhammad) menjadi saksi (syahid) juga atas kalian.”(QS Al Baqarah:143).

Dalam ayat tersebut, umat Islam dipuji oleh Tuhan sebagai umat yang tengah-tengah karena mereka tidak terjerembab dalam dua titik ekstrim.

Yang pertama, ekstrimitas umat Kristen yang mengenal tradisi “rahbaniyyah” atau kehidupan kependetaan yang menolak secara ekstrim dimensi jasad dalam kehidupan manusia serta pengkultusan terhadap utusan.

Yang kedua, ekstrimitas umat Yahudi yang melakukan distorsi atas Kitab Suci mereka serta melakukan pembunuhan atas sejumlah Nabi.

Dengan pandangan dan sikap ‘wasatha’, setiap Muslim dilarang melakukan tindakan ‘tatharruf’ atau ekstrim dalam menjalankan ajaran agama.

“Ekstrimisme yang terjadi akhir-akhir ini terjadi karena konsep wasathiyah mulai terkikis,” tegas Habib Umar bin Hafidz.

Dai Internasional yang getol menyuarakan ukhuwah Islamiyah itu mengungkapkan, sikap moderat harus menjelma di setiap dimensi kehidupan seorang muslim, baik dalam ranah akidah, pemikiran, etika, serta interaksi dengan orang lain.

Menariknya, Habib Umar menyebut para walisongo sebagai contoh ideal yang telah berhasil menerapkan prinsip moderat dalam kegiatan dakwah menyebarkan Islam di tanah air.

“Dengan sikap moderat yang ditunjukkan walisongo, Islam dapat diterima dengan baik di Indonesia,” pungkas Habib Umar.

Sumber : Muslim Moderat
Editor : Muhammad Bulkini

Editor: Redaksi - Apahabar.com

Share :

Baca Juga

apahabar.com

Habar

Jika Umrah Dibuka, Komnas Haji dan Umrah Prediksi Biaya Jadi Sengketa
apahabar.com

Hikmah

Ganti Kusen Pintu, Kode Nabi Ibrahim AS untuk Nabi Ismail AS
apahabar.com

Habar

Usai Penandatanganan Kerjasama Pembangunan Museum Sejarah Rasulullah SAW, JK: Semoga Menambah Cinta
apahabar.com

Religi

Cerita Kecintaan Syekh Yasin dengan Bangsa Indonesia
apahabar.com

Religi

Jelang Tiga Bulan Haul, Makam Abah Guru Sekumpul Ramai Peziarah
apahabar.com

Religi

Perempuan Terlihat Dagu saat Salat, Apa Hukumnya?
apahabar.com

Religi

Dua Bulan Jelang Haul Sekumpul, Dua Penginapan di Martapura Ludes Dipesan
apahabar.com

Religi

Jangan Salah Maknai Minal Aidin Wal Faizin, Begini Ucapan yang Benar
error: Dilarang copy paste artikel berita tanpa menyertakan link url : https://apahabar.com