Update Pemakaman Istri Guru Ijai: Sekumpul Lengang, Polisi Berjaga di Puluhan Titik Banjarmasin PPKM Berjilid-jilid: Prokes Malah Jeblok, Kematian Pecah Rekor! Ditegur Saat Minum Miras, Dua Pemuda Banjar Bacok Pria di Banjarmasin Timur Hoaks Jenazah Covid-19 di Banjarbaru Diburu Polisi, Kadinkes Doakan Pelaku Insyaf “Kalsel Lagi Sakit”, Aktivis Lingkungan Beri Catatan Kritis ke BirinMU

Tanda Kiamat: Arab Kian Menghijau

- Apahabar.com     Rabu, 19 Desember 2018 - 09:15 WITA

Tanda Kiamat: Arab Kian Menghijau

Tampak hamparan hijau di perbukitan Makkah. Foto-Alarabiya

apahabar.com, BANJARMASIN – Tak ada yang mampu mengetahui pasti kapankah hari kiamat akan tiba. Informasi tentang kiamat hanya Allah SWT-lah yang mengetahui.

“Mereka menanyakan kepadamu tentang kiamat: Bilakah terjadinya? Katakanlah: Sesungguhnya pengetahuan tentang kiamat itu adalah pada sisi Tuhanku; tidak seorang pun yang dapat menjelaskan waktu kedatangannya selain Dia.” (QS al-A’raaf: 187).

Kendati Demikian, melalui lisan Rasulullah SAW, Allah memberikan beberapa tanda-tanda datangnya kiamat. Baik tanda-tanda kecil ataupun tanda besar. Sebagian dari tanda itu, ada yang secara khusus berkaitan dengan bangsa Arab dan kawasan Semenanjung Arab.

Baca Juga : Syekh Yasin Selesaikan Kitab Tafsir di Bandara Syamsuddin Noor

Pertama, kembalinya Semenanjung Arab sebagai wilayah yang hijau dengan air sungai mengalir deras. Penegasan ini sebagaimana diriwayatkan Imam Bukhari dan Muslim dari Abu Hurairah RA.

Menurut Imam Al Qurthubi, kembalinya hamparan hijau Semenanjung Arab tersebut karena, Bangsa Arab telah beralih profesi menjadi para peladang dan pekebun. Berbeda dengan sejarah mereka di masa lampau yang terkenal dengan para penakluk.

Kedua, degradasi Bangsa Arab. Degradasi ini pada dasarnya lebih kepada moralitas dan mentalitas Bangsa Arab. Penegasan tersebut disampaikan Imam as-Suyuthi dalam al-Jami’ ash-Shaghir, Rasulullah SAW pernah bersabda, ”Di antara (tanda) dekatnya kiamat adalah rusaknya bangsa Arab.”

Ketiga, gerhana bulan yang muncul di Semenanjung Arab, dan munculnya bara api di Yaman yang mengantarkan penduduknya hingga ke Padang Mahsyar. Riwayat lain menyebutkan, api tersebut keluar dari Aden. Hadis ini antara lain diriwayatkan Muslim dari Hudzaifah bin Asid al-Ghifari. Riwayat lain juga menyebut api tersebut akan keluar dari kawasan Hijaz (Arab Saudi, kini).

Baca Juga : Tokoh Ulama di Balik Berdirinya NU di Kalsel

Sumber: Republika
Editor: Muhammad Bulkini

Editor: Redaksi - Apahabar.com


Share :

Baca Juga

apahabar.com

Hikmah

Mualaf Dosmauli S, Dulu Benci Islam Kini Pejuang Agama
apahabar.com

Habar

Pemkab Kotabaru Berangkatkan Ratusan Jemaah Haul ke Sekumpul
MUI Banjarmasin Punya Kebijakan Sendiri Terkait Salat di Masjid

Habar

MUI Banjarmasin Punya Kebijakan Sendiri Terkait Salat di Masjid
apahabar.com

Habar

Puluhan Ribu Jemaah Hadiri Haul Datu Sanggul ke-254
apahabar.com

Habar

Cegah Corona, Masjid Meulaboh Gulung Semua Karpet

Hikmah

Uji Keikhlasan, Ibnu Ruslan Lemparkan Kitab Zubad ke Laut

Habar

Masjidil Haram Ditabrak Mobil, Keamanan Ditingkatkan
apahabar.com

Religi

Khawarij Berencana Bunuh 3 Sahabat Nabi, Hanya Ali yang Terpenuhi
error: Dilarang copy paste artikel berita tanpa menyertakan link url : https://apahabar.com