Sudah Ditemukan, Jasad Korban Longsor di Batu Bini HSS Dievakuasi Besok Banjir di Haruyan HST Berangsur-Angsur Surut, BPBD Imbau Warga Tetap Siaga Lebaran di Lapas Balikpapan, Antre Video Call Lepas Rindu Kasus Covid di Balikpapan Melandai, Hari Ini Hanya Bertambah 5 Orang Banjir di Satui Tanbu, Ratusan Jiwa Mengungsi

Misteri “Tongkat” Soekarno Terkuak, Ternyata Ulama Ini yang Memberinya

- Apahabar.com Rabu, 2 Januari 2019 - 12:10 WIB

Misteri “Tongkat” Soekarno Terkuak, Ternyata Ulama Ini yang Memberinya

Presiden Ir Soekarno dengan tongkat komando-nya, bersama dengan presiden AS Jhon F Kennedy. Foto - liputan6.com

apahabar.com, BANJARMASIN – Presiden Pertama Republik Indonesia, Ir Soekarno kerap terlihat membawa tongkat yang dipercaya sebagai cemeti. Menurut sejarahnya, cemeti ini dihadiahkan oleh seorang ulama karismatik di Tanah Banjar.

Wikipedia mengartikan cemeti sebagai alat pelecut pengendali hewan ternak. Namun cemeti yang dipakai seorang tokoh dalam hal ini Soekarno, bukanlah cemeti pengendali hewan. Tapi beralih fungsi, menjadi “pengendali” orang.

Cemeti yang dimiliki Soekarno yang berbahan dasar kayu tersebut diisi dengan ritual tertentu, sehingga dipercaya sebagai tongkat komando.

Soekarno adalah seorang tokoh yang percaya dengan hal tersebut. Karena itu, cemeti selalu menjadi temannya ketika berkunjung ke mana pun. Momen dia bersama dengan cemeti itu banyak diabadikan fotografer di masa lalu.

Baca Juga: Awal Tuan Guru Zainal Ilmi Menundukkan Kepala

Nah, siapa ulama yang telah memberi cemeti itu?

Dikatakan KH Syaifuddin Zuhri dalam majelis yang di asuh beliau, ulama yang memberikan cemeti pada Soekarno adalah ulama karismatik asal Banjar.

“Tuan Guru Zainal Ilmi,” ungkap pengasuh Majelis Bani Ismail Banjarmasin tersebut.

Tuan Guru Zainal Ilmi dikenal di masyarakat Banjar sebagai ulama yang ahli dalam ilmu wafaq. Dan cemeti, adalah dalah satu produk ilmu wafaq tersebut.

Soekarno dan Tuan Guru Zainal Ilmi, menurutKH Syaifuddin Zuhri, telah mengikat kaitan saudara (saudara angkat) di masa lampau. Di masa kepemimpinan Soekarno, Tuan Guru Zainal Ilmi diminta menjadi penasehat keamanan pasca kemerdekaan Republik Indonesia.

Dengan adanya Tuan Guru Zainal Ilmi dan ulama lainnya di penasehat keamanan di Kalsel pasca kemerdekaan, gejola pemberontakan di Kalsel tidak begitu berarti.

Baca Juga: Pemimpin Pemberontak: Aku Menyerah dengan Tuan Guru Zainal Ilmi

Editor: Muhammad Bulkini

Editor: Redaksi - Apahabar.com


Share :

Baca Juga

apahabar.com

Religi

Mengenal Nu’aiman, Sahabat Nabi yang Masuk Surga dengan Tertawa
apahabar.com

Habar

Tangkal Corona, Warga Turki Sembelih 180 Ekor Domba
apahabar.com

Hikmah

Pekerjaan Paling Utama ‘di Mata’ Rasulullah SAW
apahabar.com

Religi

Bersama Habib Tohir Al Kaff, Ribuan Jemaah Peringati Maulid Nabi Muhammad SAW di Pamangkih
apahabar.com

Habar

Mengenang Abah Guru Sekumpul (18), Kisah Sedih saat Menimba Ilmu
apahabar.com

Religi

Dahsyatnya Hikmah Salat Dhuha, Dilancarkan Rezeki hingga…
apahabar.com

Habar

Kembalikan Tradisi Baik Utsmani, Vefa Siapkan Makan untuk Lansia
apahabar.com

Habar

Puluhan Calon Dewan Hakim MTQ di Kapuas Ikuti Pelatihan
error: Dilarang copy paste artikel berita tanpa menyertakan link url : https://apahabar.com