Sehari Jelang Ramadan, Puluhan Pasangan Bukan Suami Istri Terciduk di Hotel Banjarmasin Malam Tarawih Perdana, Jago Merah Amuk Rumah di Sungai Tabuk Bola Panas Dugaan Pemalsuan Dokumen Suara Pilgub Kalsel, dan Bagaimana Pengaruhnya ke Putusan MK Bripka Mashuddin Ditemukan Tak Bernyawa, Buronannya Masih Misterius Penyidikan Pemalsuan Dokumen Suara Pilgub Kalsel, Komisioner KPU Banjar Kembali Diperiksa

Pembangunan Masjid Syuhada Paringin Diiringi Salawat

- Apahabar.com Senin, 24 Juni 2019 - 05:15 WIB

Pembangunan Masjid Syuhada Paringin Diiringi Salawat

Masjid Syuhada Paringin. Foto-apahabar.com/Agus Suhady

apahabar.com, PARINGIN – Masjid Syuhada yang berada di Desa Hujan Mas, Kecamatan Paringin, Kabupaten Balangan masih berdiri kokoh.

Masjid ini disebut-sebut masjid tertua, karena dibangun sekitar tahun 1930 oleh para ulama dan juga seorang pahlawan yaitu Kyai Martasura yang dibantu masyarakat sekitar.

Ketua Masjid Syuhada H Subeli menceritakan, kepada apahabar.com, Kyai Martasura merupakan seorang pahlawan dan juga ulama yang disegani.

Sebelum membangun masjid , Kyai Martasura terlebih dulu mengadakan musyawarah dengan para ulama dan masyarakat setempat.

“Keinginan beliau membangun masjid tentunya disambut antusias masyarakat. Maka saat itu masyarakat bergotong-royong untuk mencari dan menyiapkan bahan ke hutan mencari kayu. Bahkan saat pembangunan selalu diiringi bacaan selawat,” ungkapnya.

“Ukuran bangunannya Masjid Syuhada ini memiliki panjang sekitar 12 meter dan lebar 8 meter, tiang penyangga bangunan terdapat 9 tiang,”sambungnya

Pada teras Masjid Syuhada ini terdapat tajau (kendi besar) untuk penampungan air yang dulunya digunakan untuk keperluan di masjid.

Menurut sebagian peziarah percaya bisa menyembuhkan penyakit panas jika airnya dicuci ke muka. Apalagi kendi berisi murni air hujan.

Baca Juga: Desa Lok Panginangan Wakili Balangan Lomba Asman Toga Tingkat Provinsi

Baca Juga: Pilkada 2020, Wakil Bupati Balangan Belum Tentukan Sikap

Reporter: AHC08
Editor: Syarif

Editor: Redaksi - Apahabar.com

Share :

Baca Juga

apahabar.com

Ceramah

Menyoal Salat Ied Massal, Ustaz Khairullah: Jangan Mengundang Mudharat
apahabar.com

Religi

Susuri Jalan Tasawuf Tak Biasa, Guru Seman Beri Makan Semut ‘Wadai Kelemben’
apahabar.com

Habar

Peringatan Maulid DPRD Banjar; Ustadz Khairullah Zain Beberkan Keteladanan Rasul untuk Wakil Rakyat
apahabar.com

Hikmah

Ini Keutamaan Puasa Asyura 10 Muharram
apahabar.com

Religi

Menengok Masjid Wadi Al Hussein, Saksi Mata Penyebaran Islam di Thailand
apahabar.com

Habar

Ustaz Evie Effendi Kembali Berulah, Warganet Minta MUI Jabar Bertindak
apahabar.com

Habar

Peneliti Lapan Perkirakan 1 Syawal pada 24 Mei
apahabar.com

Habar

Fatwa MUI tentang Pedoman Pengurusan Jenazah Muslim Terinfeksi Covid-19
error: Dilarang copy paste artikel berita tanpa menyertakan link url : https://apahabar.com