PPKM Mikro Saat Ramadan, ASN di Banjarmasin Diminta Lebih Proaktif Tenang, Gempa Magnitudo 4,3 di Bulukumba Tidak Berpotensi Tsunami Sehari Jelang Ramadan, Puluhan Pasangan Bukan Suami Istri Terciduk di Hotel Banjarmasin Malam Tarawih Perdana, Jago Merah Amuk Rumah di Sungai Tabuk Bola Panas Dugaan Pemalsuan Dokumen Suara Pilgub Kalsel, dan Bagaimana Pengaruhnya ke Putusan MK

Haul KH Anang Sya’rani Arif ke 51, Muhaddist yang Meninggal Tepat di Azan Subuh

- Apahabar.com Rabu, 15 Januari 2020 - 16:42 WIB

Haul KH Anang Sya’rani Arif ke 51, Muhaddist yang Meninggal Tepat di Azan Subuh

suasana haul KH Anang Sya'rani Arif di Jl KH Anang Sya'rani Arif, Kampung Melayu, Martapura Timur, Rabu (15/1). Foto-apahabar.com/hendra

apahabar.com, MARTAPURA – Ribuan jemaah memadati acara Haul KH Anang Sya’rani Arif ke-51, di Kampung Melayu, Martapura Timur, Kabupaten Banjar, Rabu (15/1). Jemaah yang hadir tidak hanya warga Martapura dan santri Pondok Pesantren Darussalam saja, tapi juga dari daerah lain.

Haul KH Anang Sya’rani Arif diisi dengan pembacaan syair maulid, ayat suci Alquran, manakib KH Anang Sya’rani Arif, dan tausiah oleh Habib Ali Zainal Abidin yang memiliki Majelis Taklim Darul Murtadza di Malaysia.

Para jemaah baik pria dan wanita tampak khidmat mengikuti jalannya haul.

Tuan Guru Muhammad Itqon bin KH Khalilurrahman membacakan riwayat hidup KH Sya’rani Arif yang tak lain adalah kakeknya.

Di bawah bimbingan Paman sekaligus gurunya, KH Kasyful Anwar, Guru Anang Sya’rani –begitu ulama ini dikenal- bertolak ke Mekkah bersama sepupunya KH Syarwani Abdan (Guru Bangil) pada tahun 1350 H/1930 M.

Guru Anang Sya’rani muda, cerita Guru Itqon, sangat rajin dalam menuntut ilmu kepada ulama-ulama terkemuka saat itu di Makkah. Setelah 22 tahun lamanya menuntut ilmu di Makkah, beliau pun diperkenankan mengajar di Masjidil Haram. Beliau dikenal sebagai ahli hadist dan ahli tafsir.

KH Anang Sya’rani dan Guru Bangil -Guru Syarwani Abdan- diberi gelar mutiara dari Banjar. Guru Anang Sya’rani juga diberi gelar Khalifah oleh gurunya, Syekh Umar Hamdan.

Setelah pulang kampung, Guru Anang Sya’rani diberi amanah memimpin Madrasah Islamiyah Darussalam, yang sekarang terkenal dengan Ponpes Darussalam Martapura.

Guru Anang Sya’rani memimpin Ponpes tertua di Kalsel itu kurang lebih 10 tahun di periode ke-5 (1959-1969).

“Beliau dikenal sebagai orang yang pendiam lagi gigih dalam hal urusan ilmu. Bahkan sampai akhir hayat pun beliau masih mengajar,” kata Guru Itqon.

Di akhir hayatnya yang sudah mulai sakit-sakitan, Guru Anang Sya’rani memanggil KH Muhammad Salim Ma’ruf, mewasiatkan mengambil tugas Pimpinan Ponpes Darussalam.

“Pada suatu malam, beliau memanggil KH Muhammad Salim Ma’ruf untuk berwasiat dan meminta bacakan surat yasin berjamaah.”

“Setelah waktu subuh tiba, pembacaan surat yasin selesai, azan terdengar dikumandangkan. Tampak wajah beliau yang berseri membaca kalimat tauhid dan menutup usia pada Rabu 14 Jumadil Awal tepat 13 Juni 1969 M,” kata Guru Itqon.

Selama hidup KH Anang Syarwani, sempat membuat buku ilmu yang menguraikan tentang ushul hadist yang diberi nama Thanwirut Thulab, dan Hidayatuz Zaman berisi hadist-hadist tentang akhir zaman.

apahabar.com

suasana haul KH Anang Sya’rani Arif di Jl KH Anang Sya’rani Arif, Kampung Melayu, Martapura Timur, Rabu (15/1). Foto-apahabar.com/hendra

Baca Juga: Polisi Bagikan Nasi Gratis untuk Jemaah Haul KH Anang Sya’rani Arif ke 51

Baca Juga: Imam Masjid di Uganda Nikahi Laki-laki, Kok Bisa?

Reporter: AHC 22
Editor: Muhammad Bulkini

Editor: Redaksi - Apahabar.com

Share :

Baca Juga

apahabar.com

Habar

Lebaran di Tengah Pandemi, MUI Imbau Halal Bihalal Via Online
apahabar.com

Religi

Hidayah di Puncak Karir, Ini 5 Pesepakbola Dunia Jadi Mualaf
Bulan Rajab

Religi

Hari Ini Rajab, Berikut Amalan dan Keutamaan Menunaikannya!
apahabar.com

Religi

Adab Bertamu dan Menjamu Tamu Ala Rasulullah
apahabar.com

Habar

Meski Corona Mewabah, Masjid Tersibuk di London Tetap Buka
apahabar.com

Religi

6 Amalan Mujarab Penghapus Dosa
Mengenal Prof Dr Manan Embong, Pembawa Puluhan Pusaka Rasulullah ke Martapura

Habar

Mengenal Prof Dr Manan Embong, Pembawa Puluhan Pusaka Rasulullah ke Martapura
Imam Ghazali Ingatkan Pentingnya Fokus Saat Shalat

Ceramah

Imam Ghazali Ingatkan Pentingnya Fokus Saat Shalat
error: Dilarang copy paste artikel berita tanpa menyertakan link url : https://apahabar.com