Ramuan Herbal Daun Sungkai Digunakan Warga Bantu Pengobatan Pasien Covid-19 di Banjar Update Pemakaman Istri Guru Ijai: Sekumpul Lengang, Polisi Berjaga di Puluhan Titik Banjarmasin PPKM Berjilid-jilid: Prokes Malah Jeblok, Kematian Pecah Rekor! Ditegur Saat Minum Miras, Dua Pemuda Banjar Bacok Pria di Banjarmasin Timur Hoaks Jenazah Covid-19 di Banjarbaru Diburu Polisi, Kadinkes Doakan Pelaku Insyaf

Ateis Bertanya Tentang Tuhan, Imam Abu Hanifah Membungkamnya

- Apahabar.com     Sabtu, 30 Mei 2020 - 05:15 WITA

Ateis Bertanya Tentang Tuhan, Imam Abu Hanifah Membungkamnya

Ilustrasi Sumber: Net

apahabar.com, BANJARMASIN – Seorang yang tidak percaya akan adanya Tuhan (Ateis) suatu ketika menyoal Imam Abu Hanifah. Dia banyak bertanya tentang keberadaan Tuhan, pertanyaan yang mungkin maksudnya meremehkan keyakinan umat Islam itu kemudian dijawab dengan memuaskan oleh Sang Imam.

“Apakah kamu melihat Tuhanmu?” ujar Si Ateis itu pada Imam Abu hanifah atau yang dikenal dengan Imam Hanafi.

“Maha Suci Allah, ‘Dia tidak dapat dicapai oleh penglihatan mata, sedang Dia dapat melihat segala penglihatan itu dan Dialah Yang Maha Halus, Maha Teliti,’ (QS: Al-An’am: 103),” jawab Imam Hanafi.

“Apakah kamu menyentuhnya? Menciumnya? Atau merasakannya?”

“Maha Suci Allah, ‘Tidak ada sesuatu pun yang serupa dengan Dia. Dan Dia Yang Maha Mendengar, Maha Melihat.'(QS: As-Syura:11),” jawab Imam Hanafi.

“Jika kamu tidak melihat-Nya, menyentuh-Nya, mencium-Nya, dan merasakan-Nya, bagaimana caramu membuktikan keberadaan-Nya?” tanya orang ateis tadi.

“Kamu ini benar-benar tak bisa berpikir! Apakah kamu melihat akalmu?” Imam hanafi balik bertanya.

“Tidak,” jawab orang ateis.

“Apakah kamu menyentuh akalmu?”

“Tidak,” jawab orang ateis itu sambil menggeleng-gelengkan kepalanya.

“Apakah kamu mencium akalmu?”

“Tidak,” jawab ateis.

“Apakah kamu merasakan akalmu?”

“Tidak,” kata ateis.

“Kamu berakal atau gila?”

“Berakal,” jawab ateis.

“Jika kamu benar-benar berakal, di mana akalmu?”

“Tidak tahu. Tapi dia ada,” jawab ateis.

“Demikian pula Allah Tabaraka wa Ta’ala,” kata Imam Hanafi.

Sumber: Republika
Editor: Muhammad Bulkini

Editor: Redaksi - Apahabar.com


Share :

Baca Juga

apahabar.com

Habar

Tetap di Rumah, LDNU Banjar Gelar Kajian Online di Ramadhan
MUI

Habar

MUI Komitmen Kawal Vaksin Sinovac
apahabar.com

Religi

Ikatan Sayidina Umar bin Khattab dengan Keluarga Rasulullah SAW
apahabar.com

Religi

Usai Bahas Teori Penciptaan, Ornella Dhita Yakin Jadi Mualaf
apahabar.com

Habar

NU Kalsel Imbau Warga Nahdliyyin Rayakan Malam Nishfu Sya’ban di Rumah
apahabar.com

Ceramah

Soroti Tarawih Berjemaah di Tengah Pandemi Covid-19, PBNU: Satgas yang Turun Tangan
apahabar.com

Habar

Hadapi Haul, PLN Terjunkan Ratusan Personil Siaga Gangguan Kelistrikan
apahabar.com

Ceramah

Ikhlas dan Kasih Sayang, Spirit Revolusi Mental Ala Rasulullah
error: Dilarang copy paste artikel berita tanpa menyertakan link url : https://apahabar.com