Gubernur Sahbirin Mau Digugat karena Banjir Terparah, Walhi-Jatam Sepakat Class Action Data Lengkap Korban Longsor Mantewe Tanah Bumbu, Dari Amuntai hingga Kapuas Banjir Kalsel Berbuntut Panjang, Lawyer Banua Ancam Gugat Paman Birin Banjir Kalsel, Warga Kompleks Elite Nyinyir Rumah Miliaran “Calap Jua” Berakhir Hari Ini, Pembatasan Banjarmasin Ambyar Diterjang Banjir

Cara Keluarga Rasulullah Kelola Keuangan dan Pangan

- Apahabar.com Selasa, 7 Juli 2020 - 06:30 WIB

Cara Keluarga Rasulullah Kelola Keuangan dan Pangan

Ilustrasi. Foto-Istimewa

apahabar.com, JAKARTA – Ada yang istimewa tentang urusan rumah tangga Nabi Muhammad SAW. Ternyata, rumah tangga Rasulullah dipenuhi semua elemen pembelajaran hidup.

Dalam buku Harta Nabi karya Abdul Fattah As-Samman dijelaskan, terdapat beberapa hal yang menjadi istimewa dan bisa diambil teladan dari urusan rumah tangga Rasulullah SAW.

Rasulullah merupakan sosok yang paling dermawan di muka bumi. Namun demikian, beliau juga tidak menginfakkan seluruh harta kekayaannya untuk orang lain.

Rasulullah mempunyai fai (harta rampasan perang yang diperoleh dari musuh tanpa terjadinya pertempuran) dari tanah Bani Nadhir sehingga beliau tidak menginfakkan semua hartanya.

Untuk menjaga ketahanan keluarga dari sisi finansial, Rasulullah juga menekuni perdagangan dengan menjual dan membeli barang. Artinya, Rasulullah senantiasa berdagang dengan tujuan meneruskan pekerjaan dan berama.

Tak hanya itu, dalam urusan ketahanan pangan keluarga, Rasulullah juga melakukan simpan makanan untuk persediaan selama setahun bagi keluarga beliau. Hal ini merupakan isyarat yang sangat penting mengingat tak setia hari kebutuhan pangan bisa didapatkan.

Bahkan Rasulullah kerap menyimpan kebutuhan makanan pokok lebih dari satu tahun. Namun dengan catatan bahwa makanan yang disimpan lebih dari setahun itu tidak rusak ketika disimpan.

Selain itu Rasulullah tidak meninggalkan keluarganya menjadi beban bagi orang lain. Beliau bahkan menginfakkan sejumlah hartanya kepada anak-anaknya. Sehingga keluarga Rasulullah pun sepeninggal beliau tidaklah menjadi beban siapapun.

Sepeninggal Rasulullah, Sayyidina Abu Bakar mengucurkan belanja untuk kebutuhan semua ummul mu’minin (istri-istri Nabi). Sementara itu, belanja untuk memenuhi kebutuhan mereka ada masa Sayyidina Umar bin Khattab jumlahnya sangat melimpah. (rep)

Editor: Syarif

Editor: aji - Apahabar.com

Share :

Baca Juga

apahabar.com

Hikmah

Masuk Surga Karena Sepotong Roti
Dirjen

Habar

Dirjen Haji Tegaskan Pembimbing Haji Harus Profesional
apahabar.com

Religi

Tarawih Ala Haramain akan Digelar di Masjid Al Markaz Makassar
apahabar.com

Habar

Corona Mewabah, Guru Bakhiet Liburkan 4 Pengajian Rutin
apahabar.com

Habar

Muhammad Masuk 10 Besar Nama Paling Populer di Amerika Serikat
apahabar.com

Religi

Pusdai Gelar Disabilitas Mengaji, Catat Rekor Baru
Imbas Corona, Imam Khamenei Sarankan Iktikaf Dibatalkan

Habar

Imbas Corona, Imam Khamenei Sarankan Iktikaf Dibatalkan
apahabar.com

Habar

Saring Permintaan Haji dari Lebih 160 Negara, Arab Saudi: Dilarang Sentuh Kakbah
error: Dilarang copy paste artikel berita tanpa menyertakan link url : https://apahabar.com