Eks Bos Berulah, Kepala Penjual Pentol Rantau Nyaris Terbelah Hendak Benarkan Tas, Pemotor Tabrak Truk di Angsau Tanah Laut Negosiasi Rampung: Bagus Lega, Hasnur Rela, Nitizen Bahagia, Bagaimana FC Utrecht? Jelang Masa Tenang, Bawaslu Kalsel Minta Paslon Copot APK Longsor Tergerus Banjir, Oprit Jembatan di Tabalong Diperbaiki

Cerita Aktor Drakor yang Pernah di-Bully karena Muslim

- Apahabar.com Rabu, 29 Juli 2020 - 08:30 WIB

Cerita Aktor Drakor yang Pernah di-Bully karena Muslim

Daud Kim bersama Ali dan Anna. Foto-Youtube

apahabar.com, JAKARTA – Daud Kim, youtuber Korea Selatan yang sudah mualaf mengobrol santai dengan Ali, aktor muslim yang pernah bermain di film drama Korea ‘Descendants Of The Sun’. Ali didampingi kakak perempuannya, Anna.

Ali dan Anna berasal dari Pakistan. Keduanya pindah ke Korea Selatan karena ayahnya berbisnis di Negari Gingseng dan ibunya juga kuliah di salah satu universitas di Korea Selatan.

Kakak-beradik ini sudah sangat mahir berbahasa Korea. Ini tak lepas dari pendidikan di mana keduanya saat kecil mengenyam pendidikan dasar di sekolah internasonal di Korea, dari situlah mereka belajar bahasa.

Ali sekarang merupakan pebisnis dan juga aktor. Ia sedang mengerjakan satu drama di Netflix. Judulnya masih dirahasiakan.

Sedangkan Anna sempat bekerja di kantor imigrasi dan sekarang juga sedang mengerjakan bisnis. Sesekali muncul di acara televisi.

Dalam obrolah itu, Daud Kim bertanya ke Ali dan Anna bagaimana pendapat mereka mengenai Korea Selatan dan Pakistan?

“Buatku banyak persamaannya ya, karena sama-sama negara di Asia,” jawab Anna.

Namun Ali mengungkapkan pernah merasa sikap diskriminasi. Pada masa sekolah di Korea, Ali sering di-bully oleh teman-temannya karena ia berbeda di antara lainnya.

Ali dan Anna juga menjelaskan mengenai rasisme dan Islamophobia. Menurut mereka, itu bisa terjadi tergantung dari pengalaman atau kasus yang dapat terjadi kepada mereka.

Anna jarang untuk mendapatkan perlakuan rasis dari lingkungannya, namun Ali dulu sering sekali mendapatkannya. “Aku rasa aku yang kurang beruntung,” ungkap Ali.
Anna juga mengatakan bahwa ketika orang tahu bahwa mereka adalah orang Islam, mereka akan berpikir kalau islam itu teroris, seperti ketika peristiwa 9/11.

“Ketika berita membicarakan soal negara Islam, biasanya yang dibicarakan hanya hal buruk saja, tidak ada hal-hal baiknya,” ujar Ali lagi. Meskipun begitu, Anna mengaku di zaman sekarang semuanya lebih membaik dibandingkan dulu. Seperti memiliki teman yang baik dan menghormati agama Isam bahkan menyukainya.

Adapun kenangan yang menurut Ali dan Anna sulit untuk diikuti, seperti di saat mereka bersekolah, banyak makanan yang menghidangkan daging babi, dan jelas mereka tidak bisa memakannya.

Bahkan salah satu teman mereka berkata mengapa daging babi tidak dipotong secara halal? Dan mereka tidak mengetahui aturan-aturan Islam.

“Mereka tidak tahu itu, dan bukan salah mereka, jadi ya seharusnya kita yang menjelaskan kepada mereka,” ungkap Ali.
Tetapi, sekarang sudah banyak toko atau restoring yang menjual makanan halal di Korea Selatan.

Menjadi seorang aktor adalah sebuah syukur yang besar untuk Ali, agar bisa didengarkan oleh banyak orang perihal agama Islam dan budaya yang biasa dilakukan oleh orang Islam, terutama di Korea Selatan. (okz)

Editor: Syarif

Editor: Redaksi - Apahabar.com

Share :

Baca Juga

apahabar.com

Hikmah

Puasa Menyehatkan Tubuh, Mencerdaskan Otak
apahabar.com

Habar

Digadang-gadang Gantikan Almarhum Guru Zuhdi, Guru As’ad Buka Suara
apahabar.com

Religi

Cara Keluarga Rasulullah Kelola Keuangan dan Pangan
apahabar.com

Religi

Arab Saudi Wajib-kan Rekam Jejak Biometrik, Penyelenggara Ibadah Haji dan Umroh Pasrah
apahabar.com

Religi

Hindari Tindakan Asusila Malam Tahun Baru, Masjid Raya Sabilal Muhtadin “Tutup Pagar”
apahabar.com

Habar

Pemkab Kotabaru Berangkatkan Ratusan Jemaah Haul ke Sekumpul
apahabar.com

Habar

Catat, Ini Syarat Akad Nikah New Normal di Luar KUA
apahabar.com

Hikmah

Patah Hati? Simak 5 Ayat Alquran yang Bisa Jadi Penawar
error: Dilarang copy paste artikel berita tanpa menyertakan link url : https://apahabar.com