Eks Bos Berulah, Kepala Penjual Pentol Rantau Nyaris Terbelah Hendak Benarkan Tas, Pemotor Tabrak Truk di Angsau Tanah Laut Negosiasi Rampung: Bagus Lega, Hasnur Rela, Nitizen Bahagia, Bagaimana FC Utrecht? Jelang Masa Tenang, Bawaslu Kalsel Minta Paslon Copot APK Longsor Tergerus Banjir, Oprit Jembatan di Tabalong Diperbaiki

Tidur Siang Dianjurkan Rasulullah, Ada Keutamaannya

- Apahabar.com Rabu, 5 Agustus 2020 - 08:30 WIB

Tidur Siang Dianjurkan Rasulullah, Ada Keutamaannya

Ilustrasi tidur. Foto-Unsplash

apahabar.com, JAKARTA – Allah Subhanahu wa ta’ala telah menciptakan segala sesuatu dengan aturan dengan ukuran tertentu. Hal ini bukan karena suatu kebetulan, tetapi memang ketetapan yang terbaik dari Allah Ta’ala.

Kemudian Allah Subhanahu wa ta’ala juga memberikan berbagai macam tidak berlebihan, termasuk hal-hal yang baik. Sebab segala sesuatu yang baik apabila dilakukan secara berlebihan (ghuluw) maka dapat berujung keburukan dan tercela dalam syariat; misalnya makan, minum, tidur, mencintai seseorang, dan bekerja.

Allah Subhanahu wa ta’ala berfirman:

وَمِنْ ءَايَاتِهِ مَنَامُكُم بِالَّليْلِ وَالنَّهَارِ وَابْتِغَآؤُكُم مِّن فَضْلِهِ إِنَّ فِي ذَلِكَ لأَيَاتٍ لِّقَوْمٍ يَسْمَعُونَ

“Dan di antara tanda-tanda kekuasaan-Nya adalah tidurmu di waktu malam dan siang hari serta usahamu mencari sebagian dari karunia-Nya. Sesungguhnya pada yang demikian itu benar-benar terdapat tanda-tanda bagi kaum yang mendengarkan.” (QS Ar Rum: 23)

“Letakkan porsi itu, malam tidur, istirahat, jangan ada aktivitas apa pun. Apalagi kalau sudah tidak ada urusan darurat,” kata Ustadz Dr Khalid Basalamah, dikutip dari akun Youtube Khalid Basalamah Official, Selasa (4/8/2020). menyarankan untuk mengatur porsi tidur, kemudian tidurlah di waktu yang dibutuhkan dan dibolehkan, seperti Qailulah antara waktu Zuhur ke Ashar.

Qailulah atau tidur siang ternyata sunah yang diajarkan dan dianjurkan oleh Rasulullah Shallallahu alaihi wa sallam. Sebagaimana sabda Nabi:
قِيلوا فإن الشياطين لا تَقيل

“Qailulah-lah (istirahat sianglah) kalian, sesungguhnya setan-setan itu tidak pernah istirahat siang.” (HR Abu Nu’aim)

Selain waktu-waktu yang telah dijelaskan tersebut, maka janganlah tidur. Alangkah baiknya mencari aktivitas lain yang lebih bermanfaat.

Sebagian masyarakat saat ini memahami rebahan itu sebagai waktu luang untuk istirahat, atau sekadar bersantai dengan tidur-tiduran, atau juga berkeinginan tidur dan tidak ingin beranjak dari tempat tidur.

“Tidak boleh begitu. Kalau sudah berlebihan, maka akan berbahaya, apalagi jika sudah menjadi tradisi,” ungkap Ustadz Khalid Basalamah.

Ia menerangkan, kebiasaan tidur Rasulullah Shallallahu alaihi wa sallam harus kaum Muslimin teladani sebagai batas waktu tidur yang baik menurut ajaran Islam.
Rasulullah Shallallahu alaihi wa sallam tidur dalam jumlah wajar, tidak pernah tidur berlebihan hingga melampaui batas kebutuhan tubuh.

Meski demikian, Rasulullah Shallallahu alaihi wa sallam tidak memaksa diri tetap bangun jika merasa lelah. Beliau beristirahat sesuai kebutuhan.

Rasulullah Shallallahu alaihi wa sallam mengibaratkan iman sebagai perhiasan terindah. Dalam hadis sahih lainnya, Rasulullah pernah mengucapkan doa berikut:

اللَّهُمَّ زَيِّنَّا بِزِينَةِ الْإِيمَانِ وَاجْعَلْنَا هُدَاةً مُهْتَدِينَ

“Ya Allah, hiasilah (diri) kami dengan perhiasan (keindahan) iman, serta jadikanlah kami sebagai orang-orang yang (selalu) mendapat petunjuk (dari-Mu) dan memberi petunjuk (kepada orang lain).” Wallahu a’lam. (okz)

Editor: Syarif

Editor: Redaksi - Apahabar.com

Share :

Baca Juga

apahabar.com

Hikmah

Cara Asyik Gus Baha Menyifati Tuhan
apahabar.com

Habar

MUI Keluarkan Fatwa Salat Ied dan Teknis Praktik Kurban

Habar

Masjid di Jalur Gaza Kembali Dibuka
apahabar.com

Religi

Doa Orang Sakit Sama dengan Doa Malaikat
apahabar.com

Hikmah

Langkah Menuju Tobat yang Mengantarkan Pembunuh ke Surga
apahabar.com

Religi

Beruntungnya Berteman Orang Baik, Abu Darda Mengalaminya
apahabar.com

Habar

Guru Bakhiet: Tiga Amalan di Tengah Wabah Covid-19
apahabar.com

Religi

Tanda Kiamat: Arab Kian Menghijau
error: Dilarang copy paste artikel berita tanpa menyertakan link url : https://apahabar.com