Usai Beasiswa 1000 Doktor, SHM Bakal Cetak Ribuan Sarjana Baru di Tanah Bumbu Sederet Prestasi Niha, Hafizah Cilik Kotabaru dari MTQ Tingkat Kabupaten hingga Provinsi Polisi Anulir Pernyataan Status Tersangka Dua Mahasiswa Kalsel 2 Mahasiswa Tersangka, Rektor ULM Pasang Badan, Ada Dugaan Miskomunikasi di Kepolisian Paula Verhoeven Hamil, Kiano Bakal Punya Adik, Baim Wong Ingin Mak Beti Ucapkan Selamat ke Sang Istri

Masih Ragu Terhadap Islam? Mari Pelajari Lebih Dalam

- Apahabar.com Sabtu, 10 Oktober 2020 - 18:08 WIB

Masih Ragu Terhadap Islam? Mari Pelajari Lebih Dalam

Bagaimana Menghilangkan Keraguan Terhadap Islam? Foto-Ilustrasi/Republika

apahabar.com, JAKARTA – Seorang pria di salah satu diskusi daring mengungkapkan kegundahannya tentang agama Islam yang selama ini ia anut. Pria bernama lengkap Abdul Mateen itu bahkan meragukan Islam sebagai agama yang benar.

Kendati demikian, Abdul menjelaskan dirinya masih mau berjalan di jalur Islam dan terus menganutnya. Dirinya tetap ingin memeluk Islam karena mempercayai adanya surga dan neraka yang menjadi balasan setiap perbuatan di dunia.

Salah seorang pengelola diskusi daring tersebut, Dina Mohamed Basiony mengatakan untuk memahami agama Islam sebagai ajaran yang benar membutuhkan pembelajaran berkelanjutan. Ia menyebut keraguan terhadap agama lebih banyak terjadi karena kurangnya keinginan untuk mempelajari lebih dalam.

“Asumsi saya, Anda belum benar-benar mempelajari Islam secara menyeluruh. Kita cenderung menganggap remeh agama kita karena kita terlahir dengan itu, kita juga menghafal beberapa hal, tapi tanpa didasari dengan pengetahuan,” ujar penulis Mesir tersebut yang memiliki spesialisasi Islam dan spiritualitas.

Dina mengisahkan, telah menjalani pencarian kebenaran Islam selama ini dan mendapat kesimpulan tidak ada agama yang sesempurna Islam. “Terkadang kita tidak memulai perjalanan pembelajaran yang nyata untuk mengungkap keindahan dan keagungan agama ini. Saya telah melakukannya dan saya jamin saya tidak menemukan apa pun di permukaan bumi yang sekuat dan sesempurna Islam,” ujarnya.

Dia mengkiaskan iman kepada Allah dan keyakinan kepada Islam sebagai ajaran yang benar seperti tanaman yang harus disiram agar bisa hidup. Keyakinan dan keimanan yang kuat hanya bisa didapatkan dengan pembelajaran yang menyeluruh tentang Islam.

“Jadi, Anda harus mengerti, saudara, jika Anda tidak menyirami tanaman Anda, tanaman itu akan mati. Demikian pula, jika Anda tidak memelihara jiwa dan keyakinan Anda dengan pengetahuan dengan cara yang benar, itu tidak akan berhasil. Itu akan memburuk atau mati,” ujarnya dikutip apahabar.com dari Republika.

Editor: M Syarif - Apahabar.com

Share :

Baca Juga

apahabar.com

Hikmah

Langkah Menuju Tobat yang Mengantarkan Pembunuh ke Surga
apahabar.com

Habar

Pasca Banjir, Ponpes Syekh Muhammad Arsyad Al Banjari Beraktivitas Normal
apahabar.com

Habar

Mengenang Abah Guru Sekumpul (18), Kisah Sedih saat Menimba Ilmu
apahabar.com

Religi

Tidur Siang Dianjurkan Rasulullah, Ada Keutamaannya
apahabar.com

Habar

Tangkal Corona, Warga Turki Sembelih 180 Ekor Domba
apahabar.com

Hikmah

Masuk Surga Karena Sepotong Roti
apahabar.com

Religi

Jelang Tiga Bulan Haul, Makam Abah Guru Sekumpul Ramai Peziarah
apahabar.com

Hikmah

Umar bin Khattab dan Bayi yang Dititipkan pada Allah
error: Dilarang copy paste artikel berita tanpa menyertakan link url : https://apahabar.com