Cuaca Kalsel Hari Ini, 11 Wilayah Waspada Hujan Disertai Petir Respons BirinMu, Eks KPK dan HW Cs Jadi Panglima Gugatan II H2D di MK Duduk Perkara Heboh Piton Patuk Majikan di Q-Mall Banjarbaru Drama #SAVEKPK di Banjarmasin, Supian HK Dicari-cari Mahasiswa Kalsel Kalah Jumlah, Polisi Pastikan Aksi #SaveKPK di Banjarmasin Kondusif

Jasad Masih Utuh Saat Makam di Sekumpul Dipindahkan, Berkat Keutamaan Surah Al-Mulk?

- Apahabar.com Rabu, 26 Mei 2021 - 18:23 WIB

Jasad Masih Utuh Saat Makam di Sekumpul Dipindahkan, Berkat Keutamaan Surah Al-Mulk?

Tuan Guru H Abdullah Basya menaburkan bunga usai pembacaan doa dan tahlil di Alkah Desa Tungkaran, Martapura, setelah selesai pemindahan 60 makam dari Sekumpul, Selasa (25/5). Foto-Istimewa.

apahabar.com, BANJARMASIN – Belum lama ini, sejumlah jasad terlihat masih utuh saat makamnya di Sekumpul, Kecamatan Martapura Kota, Kabupaten Banjar, dipindahkan.

Tercatat ada delapan jasad yang terbalut kain kapan masih utuh, bahkan satu di antaranya mengeluarkan aroma wangi.

Kabar adanya jasad yang masih utuh ini diungkapkan Sarwani, Ketua RT 6 Desa Tungkaran, Kecamatan Martapura.

“Ada 8 jenazah yang kondisinya masih lengkap dan utuh beserta kain kafan dan lain-lainnya,” kata dia.

Perlu diketahui makam yang diisi oleh mantan penghungi Panti Panti Werdha itu dipindah dalam rangka revitalisasi kawasan wisata religi di Sekumpul.

Terdapat 60 jasad anggota Panti Werdha yang dimakamkan di sana. Terdiri dari 59 makam dewasa dan 1 anak-anak.

Lokasi makam yang berada di belakang Panti Werdha Sekumpul ini, dulunya merupakan para penghuni panti yang meninggal dunia sejak tahun 2015 lalu hingga sebelum pemakaman itu dipindah.

Kemudian jasad itu dipindah dan kembali dimakamkan di kawasan pemakaman umum di Desa Tungkaran, Kecamatan Martapura Kota.

Pemindahan itu dilakukan sejak Sabtu (22/5/2021) berlangsung selama tiga hari.

Disaksikan oleh para ulama dan habaib serta petugas Dinas PUPR Kabupaten Banjar, Camat Martapura dan Lurah Sekumpul.

Terkait adanya makam yang jasadnya masih utuh tersebut, Habib Syech Bahasyim mengatakan hal tersebut merupakan petunjuk.

Bahwa kata Habib, semasa hidup orang tersebut mengamalkan apa yang diperintahkan Allah SWT.

“Ini pelajaran bagi yang masih hidup, bahwa jasad tersebut semasa hidup mengamalkan apa yang diperintahkan Allah SWT dengan keikhlasan, mempunyai hati yang bersih, dan insyaAllah menjadi ahli surga,” kata Habib Bahasyim.

“Demikian pula ada satu jasad yang mengeluarkan aroma harum, ini merupakan salah satu ciri bahwa semasa hidupnya selalu mendekatkan diri dan takwa kepada Allah SWT,” sambung Habib Bahasyim.

Terkait proses pemindahan makam ini, Habib Syech Bahasyim memastikan sudah sesuai dengan syariat Islam.

“Semua sudah sesuai dengan Syariat Islam. Semoga seluruh kegiatan revitalisasi kawasan Sekumpul bejalan lancar,” ucap Habib.

Berdasar informasi salah seorang pengurus panti, jasad yang utuh tersebut semasa hidup suka mengamalkan surah Yasin dan Al-Mulk, serta satu jasad lainnya kala hidup lebih sering berada di musala.

Informasinya, jasad yang utuh antara lain makam nomor 37, Jawiah yang semasa hidup suka mengamalkan surah Yasin, dan Al-Mulk (Tabarak).

Kemudian nomor 43 atas nama Maskanah. Selain itu, makam nomor 58, Samidri yang kala hidup lebih sering berada di musala.

Keutamaan Surah Al-Mulk

Menarik dicermati, jika almarhum/almarhumah yang jasadnya itu sering mengamalkan Surah Yasin dan Al-Mulk, maka korelasi dengan keutamaan Surah Al-Mulk itu sendiri.

Surah Al Mulk, salah satu surah di Alquran.

Alquran merupakan kitab suci umat Islam yang wajib dibaca dan dipedomani sepanjang hidup seorang muslim.

Selain mendapat pahala, membaca dan menghafalkan Alquran juga akan menjadi penolong kelak di akhirat nanti.

Salah satu surat yang memiliki keistimewaan sebagai pelindung siksa kubur yakni, Surah Al Mulk.

Al Mulk artinya Kerajaan. Surat ke-67 dalam Alquran Juz 29 ini termasuk surah Makkiyyah dengan jumlah 30 ayat. Surat ini turun sesudah Surat Ath-Thur.

Dilansir dari iNews.id, mengutip dalam sebuah riwayat; Imam Ahmad mengatakan, telah menceritakan kepada kami Hajjaj ibnu Muhammad dan Ibnu Jafar.

Keduanya mengatakan, telah menceritakan kepada kami Syubah, dari Qatadah, dari Abbas Al-Jusyami, dari Abu Hurairah, dari Rasulullah Saw, yang telah bersabda:

“Inna suurotan fil quraani tsalatsiina aayatan syafa’at lishohibiha hatta ghufirolahu. Tabaarokalladzii biyadihil mulku”

Artinya: Sesungguhnya di dalam Al-Quran terdapat suatu surat berisikan tiga puluh ayat dapat memberi syafaat bagi pembacanya hingga ia mendapat ampunan, yaitu Tabarakal Lazi Biyadihil Mulku (surat Al-Mulk).

Arbaah telah meriwayatkan hadis ini melalui Syubah dengan sanad yang sama. Imam Turmuzi mengatakan bahwa hadis ini hasan.

KH Bahauddin Nursalim mengatakan, dalam Tafsir Ibnu Katsir disebutkan tentang keutamaan Surat Tabarok atau Al Mulk.

“Riwayat yang sahih itu Surah tabarok sebagai pelindung siksa kubur. Surat ini juga disebut surat waqiah yang menjaga dan al munjiah yang menyelamatkan siksa,” kata ulama kerap disapa Gus Baha dalam kajian tafsir Surat Al Mulk.

Gus Baha menuturkan, dalam sebuah riwayat dari Anas ibnu Malik yang mengatakan bahwa Rasulullah SAW pernah bersabda bahwa;
Sesungguhnya ada seorang lelaki dari kalangan umat sebelum kalian meninggal dunia, sedangkan tiada sesuatu pun dari Kitabullah yang dihafalnya selain dari Tabaraka.

Ketika lelaki itu diletakkan di dalam kuburnya, malaikat penanya datang.

Maka surah Tabaraka menghalang-halanginya sehingga malaikat itu berkata.

“Sesungguhnya engkau adalah salah satu dari Kitabullah, dan aku tidak suka membuatmu tidak senang, tetapi aku tidak mempunyai kuasa bagimu, bagi dia dan juga bagi diriku terhadap suatu kemudaratan dan juga suatu kemanfaatan.”

“Jika engkau hendak membela orang ini, maka menghadaplah kepada Allah SWT. dan mintalah syafaat dari-Nya buat dia.”

“Maka surah itu berangkat menuju ke hadirat Allah SWT, lalu berkata memohon; “YaTuhanku, sesungguhnya si Fulan dengan sengaja memilihku di antara Kitab-Mu, lalu ia mempelajariku dan membacaku serta menghafalku.”

“Maka apakah Engkau akan membakarnya dengan api, sedangkan aku berada di dalam rongganya? Jika Engkau hendak mengazabnya, maka hapuskanlah terlebih dahulu aku dari Kitab-Mu.”

Allah berfirman, “Aku lihat engkau marah.”

Surah itu menjawab, “Sudah seharusnya aku marah.”

Maka Allah berfirman, “Sekarang pergilah kamu, sesungguhnya Aku telah menyerahkannya kepadamu dan Aku memberi izin kepadamu untuk memberi syafaat buatnya.”

Maka Surah itu kembali dan mengusir malaikat penanya, lalu lelaki itu bangkit dalam keadaan senang hati tanpa mengalami suatu siksaan pun dari malaikat tersebut.

“Jadi, malah dua malaikat mungkar dan nakir yang jadi tersangka. Mungkar Nakir yang malah diamuk Pangeran (Allah),” kata Gus Baha.

Lalu surat itu meletakkan mulutnya ke mulut lelaki itu dan berkata;

“Selamat datang dengan mulut ini, barangkali mulut ini sering digunakan untuk membacaku; dan selamat datang dengan dada ini, barangkali dada ini dipakai untuk memuatku; dan selamat datang dengan kedua kaki ini, barangkali ia dipakai untuk berdiri membacaku.”

Surah itu menghiburnya di dalam kuburnya karena merasa khawatir bila ia kesepian dan merasa takut.

Ibnu Abbas, bahwa ia pernah berkata kepada seseorang; “Maukah aku hadiahkan kepadamu suatu hadis yang akan membuatmu gembira?” Lelaki itu menjawab, “Tentu saja mau.”

Ibnu Abbas mengatakan; “Bacalah surah Al-Mulk dan ajarkanlah kepada keluargamu serta semua anakmu dan semua ahli baitmu yang masih anak-anak dan juga semua tetanggamu.”

“Karena sesungguhnya surah Al-Mulk ini adalah surat yang menyelamatkan dan yang mendebat atau membela pembacanya kelak di hari kiamat di hadapan Tuhannya, dan memohon kepada-Nya agar menyelamatkannya dari azab neraka dan juga menyelamatkan penghafalnya dari siksa kubur.”

Dengan keutamaannya itu, Gus Baha menganjurkan umat Islam untuk menghafalkan Surah Al Mulk.

“Kalau tidak bisa 30 juz, minimal hafal Surah Al Mulk,” katanya.

Editor: Ahmad Zainal Muttaqin - Apahabar.com


Share :

Baca Juga

apahabar.com

Habar

Pasca Ditutup Akibat Covid-19, Makam Datu Kelampayan Kembali Dipadati Peziarah
apahabar.com

Habar

Jelang Haul Sekumpul ke 15, Pesawat Tujuan Banjarmasin Dijejali Tamu Haul
apahabar.com

Habar

Lebaran di Tengah Pandemi, MUI Imbau Halal Bihalal Via Online
apahabar.com

Religi

Inilah Dua Waktu Mustajab Doa di Hari Jumat
apahabar.com

Religi

Muadzin di Zaman Rasulullah SAW Ternyata Bukan Hanya Bilal
apahabar.com

Hikmah

Mimpi Rasulullah, Ahli Maksiat Ini Bertobat
apahabar.com

Habar

Darul Musthofa Buka Pesantren Kilat Online di Indonesia
Bulan Rajab

Religi

Hari Ini Rajab, Berikut Amalan dan Keutamaan Menunaikannya!
error: Dilarang copy paste artikel berita tanpa menyertakan link url : https://apahabar.com