Sssttt.. Catcalling Mahasiswi di Banjarmasin Cuma Satu dari Sekian Banyak Kasus KPK Rilis Hasil Penggeledahan Kedua di Amuntai HSU Kritik Pedas Pengamat Soal Komunitas Moge Lintasi Jembatan Alalak Baru Dua Hari Menghilang, Seorang Pria Ditemukan Tewas di Bawah Kolong Rumah Banjarmasin Utara Nekat Buka Lahan, Dua Penambang Ilegal di Kukar Kaltim Ditangkap

Bacaan Lengkap Doa Awal Tahun Baru Islam 1 Muharram 1443 H

- Apahabar.com     Selasa, 10 Agustus 2021 - 09:13 WITA

Bacaan Lengkap Doa Awal Tahun Baru Islam 1 Muharram 1443 H

Ilustrasi. Foto-Net

apahabar.com, JAKARTA – Hari ini, umat islam merayakan tahun baru 1443 hijriah. Ada sederet amalan-amalan sunnah yang dianjurkan.

Selain puasa, tentu saja berdoa bisa menjadi amalan di awal tahun baru islam.

Doa awal tahun baru Islam atau 1 Muharram umumnya dapat dibaca setelah salat Maghrib sebanyak tiga kali.

Sebagian ulama, seperti dilansir Detik.com, menyebut bahwa keutamaan bagi siapa pun yang membaca doa tersebut sebanyak tiga kali setelah salat rawatub ba’diyah Maghrib pada malam tanggal 1 Muharram. Allah akan memerintahkan dua malaikat untuk melindunginya dari fitnah dan tipu daya setan selama setahun mendatang.

Adapun tata cara berdoa awal tahun dapat dilakukan dengan berdoa secara langsung yang diawali dengan sholat sunnah dua rakaat terlebih dahulu. Kemudian berdoa sebanyak tiga kali selama sepuluh hari berturut-turut.

Berikut ini tata cara salat sunnah sebelum berdoa awal tahun Islam yang bisa diterapkan, melansir buku yang bertajuk Kalender Ibadah Sepanjang Tahun karya Ustaz Abdullah Faqih Ahmad Abdul Wahid.

1. Berniat Sujud Syukur

Nawaitu sunnatan lisujudisy syukri lillaahi ta’aalaa.

Artinya: “Saya berniat sunnah untuk melakukan sujud Syukur karena Allah Ta’ala.”

2. Membaca takbiratul ihram

Allaahu akbar

Artinya: “Allah Maha Besar.”

3. Bersujud Syukur, terdapat beberapa bacaan yaitu:

– Tasbih 10 kali:

Subhanallah wal hamdu lillaahi wa laa ilaaha illallahu wallaahu akbar.

Artinya: “Mahasuci Allah dan segala puji bagi Allah, tiada Tuhan selain Allah, Allah Mahabesar, dan tiada kekuatan serta daya upaya kecuali atas izin Allah Yang Mahatinggi dan Mahaagung.”

Allahumma sholli ala Sayyidina Muhammad wa ala Ali Sayyidina Muhammad.

Artinya: “Ya Allah semoga rahmat senantiasa tercurah kepada Nabi Muhammad dan kepada Keluarga Nabi Muhammad.”

– Doa sapu jagat 10 kali:

Rabbanā, ātinā fid dunyā hasanah, wa fil ākhirati hasanah, wa qinā ‘adzāban nār

Artinya, “Ya Allah, berikan kami kebaikan di dunia dan kebaikan di akhirat. Lindungilah kami dari siksa api neraka.”

– Doa ayat sajdah:

Sajada wajhiya lilladzi khalaqahu washawwarahu wasyaqqa sam’ahu wabasharahu bihaulihi waquwwatihi fatabarakallahu ahsanul khaliqin.

Artinya: “Telah sujud wajahku kepada Dzat yang menciptakannya, yang menancapkan pendengaran dan penglihatan dengan daya dan kekuatannya. Mahasuci Allah sebaik-sebaik Pencipta.”

– Membaca doa ini satu kali:

Subhaanaka allaahumma anta rabbii haqqan haqqaa, sajadtu laka yaa rabbi ta’abbudan wa riqqaa. Allaahumma inna ‘amali dha’iifun fadhaa’iflii. Allaahumma qinii ‘adzaabaka yauma tub’atsu ibaaduka watub ‘alayya innaka antat tawwaabur rahiim.

Artinya: “Maha Suci Engkau. Ya Allah, Engkaulah Tuhanku yang sebenarnya, aku sujud kepada-Mu ya Rabbi sebagai pengabdian dan penghambaan. Ya Allah, sungguh amalku lemah, maka lipat gandakan pahalanya bagiku. Ya Allah, selamatkan aku dari siksa-Mu pada hari di mana hamba-hamba-Mu dibangkitkan, terimalah taubatku, sesungguhnya Engkau Maha Menerima Taubat dan Maha Penyayang.”

4. Mengucap Salam

Assalamualaikum Warahmatullahi Wabarakatuh

Artinya: “Semoga kedamaian bersamamu serta pengampunan dan berkah dari Allah SWT.”

5. Membaca Baqiyatush Shalihat sebanyak tiga kali

Subhaanallah, walhamdulillaah walaa ilaaha illallaah. Allaahu akbar, walaahaula walaa quwwata illa billaahil ‘aliyyil ‘azhiim.

Artinya: “Maha suci Allah, segenap puji bagi Allah, tiada Tuhan melainkan Allah dan Allah adalah Maha Besar. Tidak daya dan kekuatan selain pertolongan Allah yang Maha Tinggi dan Maha Agung,”

6. Membaca doa awal tahun berikut ini sebanyak tiga kali:

“Allahumma antal abadiyyul qadîmul awwal. Wa ‘ala fadhlikal ‘azhimi wa karimi judikal mu’awwal. Hadza ‘amun jadidun qad aqbal. As’alukal ‘ishmata fihi minas syaithani wa auliya’ih, wal ‘auna ‘ala hadzihin nafsil ammarati bis su’i, wal isytighala bima yuqarribuni ilaika zulfa, ya dzal jalali wal ikram.”

Artinya: “Ya Tuhanku, Engkau Yang Maha Abadi, Qadim, dan Awal. Atas karuniaMu yang besar dan kemurahanMu yang mulia, Engkau menjadi pintu harapan. Tahun baru ini sudah tiba. Aku berlindung kepadaMu dari bujukan iblis dan para walinya di tahun ini. Aku pun mengharap pertolonganMu dalam mengatasi nafsu yang kerap mendorongku berlaku jahat. KepadaMu, aku memohon bimbingan agar aktivitas keseharian mendekatkanku pada rahmatMu. Wahai Tuhan Pemilik Kebesaran dan Kemuliaan.”

Semoga Allah melimpahkan shalawat dan keselamatan yang sempurna kepada Sayyidina Muhammad, keluarga dan para sahabatnya.”

Editor: Fariz Fadhillah - Apahabar.com


Share :

Baca Juga

Menteri Agama

Habar

Menag Beri ‘Bekal’ Peserta Seleksi Imam untuk Luar Negeri
apahabar.com

Habar

Update Haul Guru Sekumpul ke 15:Relawan Posko Induk Sibuk Pasang Rambu Penunjuk Arah
apahabar.com

Religi

MU: Selamat Berpuasa untuk Seluruh Umat Muslim
Zaman

Religi

Fenomena Akhir Zaman yang Disebut Rasulullah SAW
apahabar.com

Ceramah

Daging Kurban Bisa Jadi Haram Karena 3 Hal Ini
apahabar.com

Religi

Sahabat Nabi yang Bergelar ‘Paling Jujur dan Kuat Jiwanya’
apahabar.com

Hikmah

Pelajaran Berharga Dari Sang Wali Allah Habib Basirih
apahabar.com

Religi

Sejak Kecil Nabi Muhammad SAW Benci Perbuatan Syirik, Ini Kisahnya
error: Dilarang copy paste artikel berita tanpa menyertakan link url : https://apahabar.com