KPK Rilis Hasil Penggeledahan Kedua di Amuntai HSU Kritik Pedas Pengamat Soal Komunitas Moge Lintasi Jembatan Alalak Baru Dua Hari Menghilang, Seorang Pria Ditemukan Tewas di Bawah Kolong Rumah Banjarmasin Utara Nekat Buka Lahan, Dua Penambang Ilegal di Kukar Kaltim Ditangkap Klaim Kantongi Rekom Pemkot, Bioskop XXI Duta Mall Banjarmasin Beroperasi

Setop Sementara Pengajian, Simak Imbauan Guru Bakhiet Selama PPKM

- Apahabar.com     Rabu, 11 Agustus 2021 - 20:07 WITA

Setop Sementara Pengajian, Simak Imbauan Guru Bakhiet Selama PPKM

Pimpinan Ponpes Nurul Muhibbin Hulu Sungai Tengah-Balangan, KH Muhammad Bakhiet atau Guru Bakhiet. Foto-apahabar.com/Istimewa

apahabar.com, PARINGIN – Pimpinan Pondok Pesantren (Ponpes) Nurul Muhibbin Hulu Sungai Tengah-Balangan, KH Muhammad Bakhiet atau Guru Bakhiet resmi menyetop sementara pengajiannya.

Guru Bakhiet memutuskan untuk menyetop pengajiannya mulai pekan depan. Keputusan itu sebagai bentuk dukungan kepada pemerintah Kabupaten Balangan dalam rangka memutus penularan Covid-19.

Hal itu diungkapkannya dalam pengajiannya rutin Selasa (11/8) malam, yang disebarluaskan akun YouTube 232 NM TV, chanel oficial resmi Majlis Taklim Nurul Muhibin.

“Pemerintah Kabupaten Balangan mulai menerapkan PPKM (Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat). Intinya membatasi orang-orang untuk berkumpul. Karena pada saat ini wabah corona di Kabupaten Balangan sudah tidak terkendali. Sehingga pengajian minggu depan diliburkan,” ujar Guru Bakhiet.

Namun, ia berjanji, pengajian akan segera dibuka kembali, hingga batas yang sudah ditetapkan. “Insyaallah akan dibuka kembali pada 7 September” sambungnya.

Lantas, selama pengajian disetop, Guru Bakhiet mengimbau jemaahnya untuk mentaati protokol kesehatan yang dianjurkan pemerintah.

Ia juga mengimbau kepada para pengasuh majelis taklim di Kabupaten Balangan, khususnya alumni Pondok Pesantren (Ponpes) Nurul Muhibbin, untuk turut meliburkan majelis-nya, demi membantu mempercepat agar Covid-19 terkendali.

Guru Bakhiet juga meminta kepada pengurus masjid atau mushola di Kabupaten Balangan hendaknya melaksanakan apa yang sudah diatur oleh Menteri Kesehatan yaitu melaksanakan protokol kesehatan.

“Hendaknya belajar dari 2 masjid, Masjidil Haram dan Masjidil Nabawi. Ini adalah dua masjid yang paling dicintai Allah. Tidak ada satupun masjid di dunia ini yang dapat menandinginya. Kedua masjid itu melaksanakan protokol kesehatan, mungkin inilah yang terbaik dari Allah demi keselamatan,” seru Guru Bakhiet.

Terakhir Guru Bakhiet yang memiliki ribuan jemaah ini mengingatkan vaksin dan berobat merupakan bentuk ikhtiar melawan Covid-19.

Jangan sampai menurut dia, malah ada pemahaman sudah bervaksin tetap saja terkena Covid-19. Melainkan pada dasarnya, lanjut dia, sudah berikhtiar untuk mencegah penyebaran Covid-19 dan akhirnya kembali berserah terhadap keputusan Tuhan Yang Maha Esa.

Editor: Ahmad Zainal Muttaqin - Apahabar.com


Share :

Baca Juga

apahabar.com

Religi

Layanan Rekam Jejak Biometrik Dikeluhkan, Calon Jemaah Haji dan Umrah: Lamban
apahabar.com

Religi

Ikatan Sayidina Umar bin Khattab dengan Keluarga Rasulullah SAW
apahabar.com

Habar

Tuan Guru Masdar: Ber-NU Sampai Mati!
apahabar.com

Habar

Sidang Isbat Digelar 22 Mei, Menag akan Pimpin Langsung
apahabar.com

Habar

Jika Umrah Dibuka, Komnas Haji dan Umrah Prediksi Biaya Jadi Sengketa
apahabar.com

Religi

Tidur Siang Dianjurkan Rasulullah, Ada Keutamaannya
apahabar.com

Habar

Jelang Hari Raya di Tengah Pandemi, MUI Beberkan Cara Salat Idul Fitri di Rumah
Rasulullah SAW

Religi

Kisah Rasulullah SAW Mengampuni Terdakwa Hukuman Mati
error: Dilarang copy paste artikel berita tanpa menyertakan link url : https://apahabar.com